Skip to main content

Alat AI di Sekolah: Awal Mula Kebijakan

Posisi praktis mengenai penggunaan chatbot, pekerjaan rumah, privasi, risiko deepfake, penggunaan oleh staf, penggunaan oleh murid, dan klausa awal untuk acceptable use.

Overview

Alat AI kini menjadi bagian rutin dari kehidupan murid dan staf. KCSIE 2025 mencerminkan hal ini dengan menyoroti risiko terkait AI — gambar yang dihasilkan, chatbot yang digunakan untuk grooming, dan penyalahgunaan akademik. Entri ini menawarkan posisi awal yang tenang serta satu paragraf yang dapat diadaptasi sekolah untuk kebijakan acceptable use mereka.

Key points

Practical steps

  1. 1

    Sepakati posisi sekolah satu halaman tentang AI untuk tahun akademik berjalan.

  2. 2

    Tambahkan klausa AI ke acceptable use agreements untuk murid dan staf.

  3. 3

    Berikan pengarahan kepada staf tentang risiko deepfake dan cara merespons jika sebuah gambar dilaporkan.

  4. 4

    Perbarui kebijakan perilaku agar mencakup perundungan atau konten seksual yang dihasilkan AI.

  5. 5

    Bicarakan AI dengan orang tua melalui newsletter — apa yang digunakan murid, kekhawatiran apa yang perlu diwaspadai.

  6. 6

    Tinjau posisi tersebut setiap term selama teknologinya masih berubah cepat.

Warnings

Checklist

External sources

Frequently Asked Questions

Last reviewed: 2026-05-20Next review: 2026-08-20Reviewed against: KCSIE 2025

This is practical educational content to support families. For case-specific concerns about a child's safety, contact the NSPCC helpline on 0808 800 5000 or your local safeguarding team.