Langkah-langkah tenang dan terstruktur untuk mengenali, mencatat, merespons, dan merujuk kekerasan antar anak — termasuk perilaku online dan seksual — tanpa mengabaikan atau membesar-besarkannya secara tidak proporsional.
KCSIE 2025 mengharapkan sekolah untuk berasumsi bahwa kekerasan antar anak sedang terjadi, sekalipun belum ada insiden yang dilaporkan. Hal ini dapat berupa fisik, verbal, seksual, online, atau koersif. Respons harus proporsional — tidak mengabaikannya sebagai 'candaan' maupun mengkriminalisasi anak secara berlebihan. Brook Sexual Behaviours Traffic Light Tool membantu staf menilai apakah perilaku tersebut sesuai usia, mengkhawatirkan, atau berbahaya.
Carilah ruang yang tenang, gunakan nada yang tenang, dan bahasa tubuh yang netral. Jangan menginterogasi.
Gunakan pertanyaan terbuka: 'Bisakah kamu ceritakan apa yang terjadi?' 'Apa yang terjadi setelah itu?'
Tuliskan kata-kata anak secara verbatim sesegera mungkin.
Beri tahu DSL pada hari kerja yang sama — lebih cepat lagi jika ada risiko langsung.
Jangan memeriksa perangkat atau melihat gambar tanpa arahan DSL.
Susun dukungan untuk kedua anak yang terlibat, dengan orang tua diberi tahu sesuai kesepakatan.
This is practical educational content to support families. For case-specific concerns about a child's safety, contact the NSPCC helpline on 0808 800 5000 or your local safeguarding team.